STKIP Mutiara Banten Menjadi Tuan Rumah Workshop Peningkatan Kualitas dan Relevansi Pendidikan Tinggi Bersama Komisi X DPR RI dan Kemendiktisaintek

Pandeglang, 16 Juli 2026 – STKIP Mutiara Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi nasional dengan menjadi tuan rumah Workshop Peningkatan Kualitas dan Relevansi Pendidikan Tinggi yang diselenggarakan melalui kolaborasi Komisi X DPR RI, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta STKIP Mutiara Banten. Kegiatan yang berlangsung di Kampus STKIP Mutiara Banten ini dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Workshop tersebut menghadirkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si. sebagai keynote speaker. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa peningkatan kualitas dan relevansi pendidikan tinggi merupakan salah satu agenda strategis nasional untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan serta kebutuhan dunia kerja di masa depan.

Menurut Adde Rosi, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun daya saing bangsa. Oleh karena itu, kebijakan pendidikan tinggi harus mampu mendorong perluasan akses pendidikan sekaligus meningkatkan mutu lulusan melalui penguatan kurikulum, pengembangan riset, inovasi, serta kolaborasi dengan berbagai sektor.

Dalam kesempatan tersebut, Adde Rosi menyampaikan apresiasi kepada STKIP Mutiara Banten yang dinilai memiliki kontribusi penting sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam mencetak calon guru dan tenaga pendidik profesional. Keberadaan LPTK dinilai menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional karena kualitas guru masa depan sangat ditentukan oleh kualitas lembaga yang mendidiknya.

Beliau juga mengungkapkan bahwa Komisi X DPR RI terus mengawal berbagai program strategis pemerintah di bidang pendidikan tinggi, di antaranya Program KIP Kuliah, berbagai skema beasiswa nasional, bantuan kelembagaan perguruan tinggi, pendanaan riset dan inovasi, serta revitalisasi LPTK penyelenggara Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Menurutnya, kebutuhan anggaran revitalisasi LPTK masih memerlukan perhatian yang lebih besar agar semakin banyak perguruan tinggi penyelenggara PPG memperoleh dukungan dalam meningkatkan mutu pendidikan calon guru.

Selain itu, Komisi X DPR RI juga tengah memperjuangkan hadirnya Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Swasta (BPOPTS) dalam pembahasan RAPBN Tahun 2027 sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memperkuat keberlanjutan penyelenggaraan pendidikan tinggi swasta yang saat ini menjadi mayoritas penyelenggara pendidikan tinggi di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Adde Rosi menekankan pentingnya penerapan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, akuntabel, serta berintegritas. Menurutnya, transformasi pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari peningkatan kualitas akademik, tetapi juga dari tata kelola kelembagaan yang bersih dan mampu membangun kepercayaan masyarakat.

Workshop ini menjadi forum strategis bagi sivitas akademika STKIP Mutiara Banten untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah-langkah nyata peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Melalui diskusi yang konstruktif, para peserta memperoleh wawasan mengenai arah kebijakan nasional, pengembangan kelembagaan, peningkatan mutu pembelajaran, serta penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional.

Ketua STKIP Mutiara Banten menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kampus sebagai penyelenggara kegiatan nasional tersebut. Diharapkan, workshop ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, memperluas jejaring kemitraan, serta menghasilkan lulusan yang profesional, berkarakter, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Melalui terselenggaranya workshop ini, STKIP Mutiara Banten menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi Indonesia, khususnya dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas, memperkuat budaya akademik, serta berkontribusi terhadap terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WeCreativez WhatsApp Support
Admin akan menjawab pertanyaan kamu seputar STKIP MB melalui WhatsApp
Hai 👋, ada yang bisa admin bantu?